Usai Resmi Berdiri, APKA Indonesia Bidik 38 DPD dan Pelantikan November.

- Penulis

Selasa, 29 September 2026 - 08:02 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

Kabar-Terkini.com, Jakarta. Setelah resmi terbentuk melalui penandatanganan akta pendirian di hadapan notaris pada 18 September 2026, Dewan Pengurus Pusat Asosiasi Pelaku Komoditas Agro Indonesia (DPP APKA Indonesia) mulai mempersiapkan agenda pelantikan dan pengukuhan pengurus yang direncanakan berlangsung pada November 2026.

Persiapan tersebut dibahas dalam rapat pengurus harian DPP APKA Indonesia yang digelar di Jakarta, Sabtu (27/9/2026).

Selain membahas pelantikan dan pengukuhan, rapat juga mematangkan strategi penguatan organisasi serta konsolidasi pembentukan Dewan Pengurus Daerah (DPD) APKA Indonesia di 38 provinsi.

Rapat dipimpin langsung Ketua Umum DPP APKA Indonesia, Dr. H. Hendra Firmansyah, S.E., M.M., dan dihadiri Sekretaris Jenderal Dahlan Usman, Bendahara Umum H. Nursyam Ibrahim, serta Sekretaris Eksekutif Andi Chaidar Arsyad yang sekaligus bertindak sebagai moderator.

Ketua Umum DPP APKA Indonesia Hendra Firmansyah menegaskan, APKA Indonesia tidak boleh hanya menjadi wadah organisasi tanpa program yang memberikan manfaat.

Menurutnya, keberadaan organisasi harus diarahkan untuk melahirkan kegiatan produktif, baik bagi para pengurus maupun masyarakat secara luas.

“Organisasi ini bukan sekadar wadah untuk gagah-gagahan. Yang lebih penting adalah bagaimana dapat menciptakan produktivitas untuk seluruh pengurus APKA Indonesia dan memberikan manfaat nyata kepada seluruh rakyat Indonesia,” tegas Hendra.

Ia menekankan, penguatan struktur organisasi di daerah harus berjalan beriringan dengan pelaksanaan program kerja yang produktif dan memiliki dampak nyata.

Karena itu, pembentukan kepengurusan APKA Indonesia di 38 provinsi diharapkan tidak sekadar memperluas struktur organisasi, tetapi juga memperkuat jejaring, koordinasi, dan kolaborasi para pelaku komoditas agro di berbagai daerah.

Dalam rapat tersebut, pembagian tugas kepada sembilan Koordinator Wilayah (Korwil) menjadi salah satu agenda penting.

Para Korwil akan menjalankan fungsi koordinasi dalam proses persiapan pembentukan DPD APKA Indonesia di wilayah masing-masing hingga mencakup seluruh provinsi di Indonesia.

Baca Juga:  Dugaan Gangguan Kesehatan MBG di Boyolali dan Banggai Kepulauan, SPPG Disuspend dan Masih Diperiksa

Selain konsolidasi struktur organisasi, pengurus juga membahas persiapan pelantikan dan pengukuhan pengurus DPP serta agenda Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) DPP APKA Indonesia yang direncanakan berlangsung pada November 2026.

Rapat pengurus harian tersebut menjadi bagian dari langkah konsolidasi internal APKA Indonesia untuk membangun organisasi yang lebih terstruktur, produktif, dan memiliki jaringan kuat di tingkat nasional maupun daerah.

Dengan penguatan kepengurusan, koordinasi wilayah, serta program kerja yang terarah, APKA Indonesia menargetkan dapat menjadi ruang kolaborasi bagi para pelaku komoditas agro sekaligus mendorong kegiatan ekonomi yang produktif dan memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat Indonesia.

Penulis : Tim       Editor : Tya

Follow WhatsApp Channel kabar-terkini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KUR Fiktif di Cikarang Diduga Rugikan Negara 3,92 Miliar, KAMAKSI Soroti Pengawasan dan Akuntabilitas Manajemen Bank BJB
Commander Wish Kapolri Jadi Pedoman! Ketum PWO DWIPA Feri Rusdiono: Jangan Hanya Ucapan, Buktikan di Lapangan!
DARI PANGGUNG DUNIA KE PELAYANAN PUBLIK, BAJA DORONG ARIEF NASRUDIN PERKUAT AKSES AIR BERSIH YANG BERKEADILAN BAGI WARGA JAKARTA
Surat MA ke Bupati Gowa Ditahan Kurir Mitra, KAMAKSI: Direksi PT Pos Harus Bertanggung Jawab Jaga Kepercayaan Publik
Pertama Kali dalam Sejarah Kepolisian Indonesia, 19 Kapolda Dimutasi Serentak.
PWOD Siap Kawal 100 Hari Kinerja Kapolri Baru Jendral Pol Suyudi Ario Seto: No Viral No Justice Harus Berakhir
Dugaan Pungli TPU, Poros Muda NU Desak Gubernur DKI Evaluasi Kadis Tamhut
KAMAKSI Apresiasi Sejumlah Prestasi Raditya Endra Budiman Memimpin Dharma Jaya
Berita ini 5 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terbaru

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 06:51 WIB

KUR Fiktif di Cikarang Diduga Rugikan Negara 3,92 Miliar, KAMAKSI Soroti Pengawasan dan Akuntabilitas Manajemen Bank BJB

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:11 WIB

Commander Wish Kapolri Jadi Pedoman! Ketum PWO DWIPA Feri Rusdiono: Jangan Hanya Ucapan, Buktikan di Lapangan!

Rabu, 14 Oktober 2026 - 02:04 WIB

DARI PANGGUNG DUNIA KE PELAYANAN PUBLIK, BAJA DORONG ARIEF NASRUDIN PERKUAT AKSES AIR BERSIH YANG BERKEADILAN BAGI WARGA JAKARTA

Kamis, 8 Oktober 2026 - 03:16 WIB

Surat MA ke Bupati Gowa Ditahan Kurir Mitra, KAMAKSI: Direksi PT Pos Harus Bertanggung Jawab Jaga Kepercayaan Publik

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:28 WIB

Pertama Kali dalam Sejarah Kepolisian Indonesia, 19 Kapolda Dimutasi Serentak.

Berita Terbaru

Jakarta

*Siapa Pencuri Uang Kono di Ciwidey?*

Jumat, 11 Sep 2026 - 09:16 WIB

Sulawesi Utara

Jalan Nasional di Minsel Rusak dan Berlubang, Minta BPJN Sulut Perbaiki.

Selasa, 25 Agu 2026 - 06:35 WIB