Pekerjaan Proyek P3 TGI di Desa Sungai Nipah Aspirasi DPR RI Fraksi PDIP : Berlokasi Ditanah Pribadi.

- Penulis

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:21 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

Berita-Terkini.com, Mempawah, Kalimantan Barat.

Proyek Pekerjaan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna

Air Irigasi (P3-TGAI) untuk perkumpulan Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) di Desa Sungai Nipah, Kecamatan Jongkat, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, tahun anggaran 2026 menjadi sorotan publik.

Sorotan tersebut, bukan tidak berdasar. Karena kegiatannya yang

berlokasi di Jalan Parit Daeng Perateh Dusun Melati Rt 010 Rw 003 berada lahan kebun kelapa milik pribadi.

Kegiatan pekerjaan tersebut, dibawah naungan Kementerian Pekerjaan Umum, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Balai Wilayah Sungai Kalimantan I Pontianak, Satuan Kerja Operasi Dan Pemeliharaan Sumber Daya Air Kalimantan I.

Pelaksana P3A Parateh Mandiri

senilai Rp 195.000.000 (seratus sembilan puluh lima juta) bersumber dana APBN TA 2026 Nomor Kontrak : AK0201/B/BWS9.6.3/2026/P3A/26/2.

Bahkan muncul dugaan kegiatan pekerjaan tersebut, tidak sesuai mutu spesifikasi (seperti pemasangan turap lantai dasar menggunakan kayu kelapa, dan papling turap menggunakan besi banci).

Disinyalir pelaksanaan kerja kontruksi bangunan jaringan irigasi P3 TGI desa tersebut, tidak sesuai dengan perencanaan-nya. ‘pasalnya lahan tersebut kebun kelapa milik pribadi dan jauh dari lahan pertanian.

Perlu di ketahui kegiatan pekerjaan tersebut, ada 3 (tiga) titik yaitu di Dusun Mawar dan Dusun Melati Desa Sungai Nipah, dari Aspirasi Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Fraksi PDIP.

Menurut keterangan pekerja, saat di konfirmasi awak media membenarkan kalau lahan ini milik pribadi dan sudah menghibahkan melalui telepon selular, tidak berdasarkan surat pelimpahan dari Kantor Desa Sungai Nipah, ujarnya.

Menanggapi permasalahan ini menimbulkan sorotan dari Ketua Persatuan Wartawan Kalimantan Barat (PWK), Verri Liem, hasil pantauan kami dilapangan banyak kejanggalan, turapnya diindikasi tidak sesuai mutu RAB, dan terlalu banyak campuran pasir nya.

Baca Juga:  ​Dugaan "Jual Beli" Proyek Madrasah Rp 59 Miliar di Kalbar Mengemuka, Penggunaan Material Ilegal Didesak Diusut

Kemudian pada pengikat tidak menggunakan tulang besi, sebagaimana mestinya sehingga mudah tumbang (rubuh) dan kekuatan berkurang. Karena itu menurut kami (Verri). Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) bersama BPK Wilayah Kalimantan Barat, untuk meninjau melakukan audit, ujar Ketua PWK, Verri Liem.

Verri juga menambahkan,” tujuan pemerintah ini adalah, untuk membantu masyarakat petani jangan sampai mereka sebagai penerima manfaat dirugikan. Kemudian terkait pekerjaan pembangunan tersebut, di tanah pribadi meskipun secara lisan sudah ada penyerahan, akan lebih baik ada surat hibah tertulis sebagai persyaratan administrasi, pungkasnya. (EZ113).

Follow WhatsApp Channel kabar-terkini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lapdu PWK Tanpa Tindak Lanjut : Alarm Bahaya Penegakan Hukum di Kejati Kalimantan Barat.
Publik Tantang Nyali PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalbar : Untuk Mencabut Izin SPBU 64.788.07 Sungai Kelik.
Publik Desak PT Patra Niaga Pertamina dan BP Migas : Untuk Mencabut Izin SPBU 64.788.07 Sungai Kelik
Puluhan Hektar Karhutla di Desa Rian Berasap : Publik Desak APH Mengusut Tuntas Pelakunya
Dugaan Mark Up Anggaran Miliaran Pengadaan Laptop di Disdikpora Mempawah, TA 2025 Sudah Terendus KPK
Rencana pembangunan Pendopo Bupati Mempawah, Rp 15 Miliar Dialihkan Untuk Normalisasi dan Jalan Menuai Sorotan
Kejati Kalbar, Gelar Penyuluhan Bahas Pencegahan Karhutla dan Persoalan Tanah.
Masyarakat Pejuang Hak Tanah : Menuding Kantor BPN/ATR Wilayah Ketapang, Terlibat Jaringan MAFIA TANAH.
Berita ini 8 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terbaru

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 12:07 WIB

Lapdu PWK Tanpa Tindak Lanjut : Alarm Bahaya Penegakan Hukum di Kejati Kalimantan Barat.

Selasa, 29 September 2026 - 08:11 WIB

Publik Tantang Nyali PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalbar : Untuk Mencabut Izin SPBU 64.788.07 Sungai Kelik.

Selasa, 29 September 2026 - 00:53 WIB

Publik Desak PT Patra Niaga Pertamina dan BP Migas : Untuk Mencabut Izin SPBU 64.788.07 Sungai Kelik

Minggu, 27 September 2026 - 05:54 WIB

Puluhan Hektar Karhutla di Desa Rian Berasap : Publik Desak APH Mengusut Tuntas Pelakunya

Kamis, 24 September 2026 - 06:30 WIB

Dugaan Mark Up Anggaran Miliaran Pengadaan Laptop di Disdikpora Mempawah, TA 2025 Sudah Terendus KPK

Berita Terbaru

Jakarta

*Siapa Pencuri Uang Kono di Ciwidey?*

Jumat, 11 Sep 2026 - 09:16 WIB

Sulawesi Utara

Jalan Nasional di Minsel Rusak dan Berlubang, Minta BPJN Sulut Perbaiki.

Selasa, 25 Agu 2026 - 06:35 WIB