Musim Kemarau Berkepanjangan, Warga Pangkalan Banteng Gelar Shalat Istisqa Memohon Turunnya Hujan

- Penulis

Senin, 7 September 2026 - 09:03 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

Kabar-Terkini.com. Kotawaringin Barat, Kalteng — Menghadapi musim kemarau yang berkepanjangan serta meningkatnya kekhawatiran terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla), masyarakat Kecamatan Pangkalan Banteng, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, menggelar shalat istisqa sebagai bentuk ikhtiar dan doa memohon turunnya hujan.

Kegiatan tersebut diikuti oleh pimpinan sejumlah pondok pesantren yang berada di wilayah Kecamatan Pangkalan Banteng, para jamaah, kepala desa se-Kecamatan Pangkalan Banteng, para santri dan santriwati, anggota Polsek Pangkalan Banteng, anggota Koramil, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta siswa-siswi dari sejumlah sekolah tingkat SD, SMA, dan SMK.

Pelaksanaan shalat istisqa berlangsung dengan penuh kekhidmatan. Para peserta bersama-sama memanjatkan doa agar Allah SWT segera menurunkan hujan setelah wilayah Pangkalan Banteng dan sekitarnya mengalami musim kemarau yang cukup panjang.

Shalat istisqa merupakan salah satu bentuk ibadah yang dilakukan umat Islam ketika terjadi kekeringan atau kondisi minim hujan. Selain sebagai bentuk permohonan kepada Allah SWT, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan serta bersama-sama mencegah terjadinya karhutla.

Kondisi kemarau yang berkepanjangan tidak hanya berdampak terhadap ketersediaan air bagi masyarakat, tetapi juga meningkatkan potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan dan tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla.

Keterlibatan berbagai unsur masyarakat, pemerintah desa, aparat keamanan, tokoh agama, tenaga pendidik, hingga para pelajar dalam kegiatan tersebut menunjukkan adanya semangat kebersamaan dalam menghadapi dampak musim kemarau.

Melalui shalat istisqa ini, masyarakat Pangkalan Banteng berharap hujan segera turun sehingga kondisi lingkungan kembali membaik, sumber-sumber air dapat terisi, serta risiko karhutla dapat diminimalkan.

Penulis : M.Faza

Baca Juga:  Lantik 4 Kepala Kejaksaan Negeri di Kalteng, Kajati Palangkaraya Hendrizal Husin: Jaga Marwah Institusi Kejaksaan Dalam Setiap Pelaksanaan Tugas
Follow WhatsApp Channel kabar-terkini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sidang Lanjutan Perkara Samsuri Digelar di PN Pangkalan Bun, Mantir Adat Minta RJ dan Aspek Perdata Dikedepankan
Pensiunan PNS Laporkan Dugaan Penggelapan dan Penyerobotan Tanah Hutan Hak Seluas 38,12 Hektar ke Polda Kalteng
Dugaan Aktivitas Tambang Ilegal di Belakang SDN 1 Tapen, Di Lapor Warga, APH di Minta Turun Lapangan
Kades Pangkalan Banteng Raih Penghargaan Unik dari Kajari Kobar, Dapat Buku Gratis Usai Aktif Bertanya
Diduga Jalan Nasional Dijadikan Jalur Hauling Batubara, Laporan Dugaan Penadahan dan Penyalahgunaan Wewenang Disampaikan ke Kejati Kalimantan Tengah
Proyek Jalan Simpang Cair Menuju Sei Cangal Tembus Bundaran Desa Pujon Diduga Rugikan Keuangan Daerah Rp.495 Juta Rupiah, Dinas PUPR Kapuas Pilih Bungkam.
PROYEK AULA KANTOR BUPATI KAPUAS TAHAP I JADI SOROTAN DI DUGA RUGIKAN DAERAH RATUSAN JUTA, JAWABAN KPA DINILAI MENGAMBANG, LSM SUMBO DESAK POLDA KALIMANTAN TENGAH USUT SAMPAI TUNTAS
Diimingi Kompensasi Satu Milyar Untuk Penyelesaian PHI, (RY) dan Rekannya Jual Mobil Korban Ke Showroom Mobil Di Sampit
Berita ini 13 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terbaru

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 22:54 WIB

Sidang Lanjutan Perkara Samsuri Digelar di PN Pangkalan Bun, Mantir Adat Minta RJ dan Aspek Perdata Dikedepankan

Rabu, 30 September 2026 - 09:36 WIB

Pensiunan PNS Laporkan Dugaan Penggelapan dan Penyerobotan Tanah Hutan Hak Seluas 38,12 Hektar ke Polda Kalteng

Senin, 28 September 2026 - 01:57 WIB

Dugaan Aktivitas Tambang Ilegal di Belakang SDN 1 Tapen, Di Lapor Warga, APH di Minta Turun Lapangan

Rabu, 16 September 2026 - 14:31 WIB

Kades Pangkalan Banteng Raih Penghargaan Unik dari Kajari Kobar, Dapat Buku Gratis Usai Aktif Bertanya

Minggu, 13 September 2026 - 11:34 WIB

Diduga Jalan Nasional Dijadikan Jalur Hauling Batubara, Laporan Dugaan Penadahan dan Penyalahgunaan Wewenang Disampaikan ke Kejati Kalimantan Tengah

Berita Terbaru

Jakarta

*Siapa Pencuri Uang Kono di Ciwidey?*

Jumat, 11 Sep 2026 - 09:16 WIB

Sulawesi Utara

Jalan Nasional di Minsel Rusak dan Berlubang, Minta BPJN Sulut Perbaiki.

Selasa, 25 Agu 2026 - 06:35 WIB