Warga Resah Maraknya Dugaan Peredaran. Sabu DI Pujon Kapuas Tengah, Aparat Penegak Hukum di Minta Turlap

- Penulis

Kamis, 15 Oktober 2026 - 23:49 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

Kabar-Terkini.com. KAPUAS, KALIMANTAN TENGAH — Dugaan maraknya peredaran narkotika jenis sabu di Desa Pujon, Kecamatan Kapuas Tengah, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, menjadi perhatian serius. Sejumlah warga mengaku resah dan meminta aparat penegak hukum segera mengambil langkah nyata untuk mengusut informasi yang mereka sampaikan. ( kamis,15/10/2026 ) 

Berdasarkan keterangan beberapa warga yang meminta identitasnya dirahasiakan demi alasan keamanan, seorang pria bernama Anto Pitung disebut-sebut dalam laporan masyarakat terkait dugaan aktivitas peredaran sabu di sekitar Bundaran Pujon. Warga juga menduga peredaran tersebut menjangkau lokasi tempat para pekerja tambang emas beraktivitas.

Namun, tuduhan tersebut masih perlu diverifikasi secara menyeluruh. Identitas pihak yang dilaporkan, dugaan perannya dalam jaringan peredaran narkotika, serta lokasi yang disebutkan harus dipastikan melalui penyelidikan dan pembuktian oleh aparat berwenang.

Tim Investigasi Turun ke Lapangan

Pada 26 September 2026, Tim Investigasi Nasional Media Adhyaksa News Kalteng turun ke lokasi untuk menindaklanjuti informasi yang diterima dari masyarakat. Tim mengumpulkan keterangan serta mendokumentasikan sejumlah rumah dan barak yang menurut informasi warga diduga berkaitan dengan aktivitas yang mereka laporkan.

Dokumentasi lokasi dan keterangan narasumber merupakan bahan awal untuk penelusuran jurnalistik. Meski demikian, keberadaan bangunan atau aktivitas orang di suatu tempat tidak dengan sendirinya membuktikan terjadinya transaksi narkotika. Dugaan tersebut perlu diperkuat dengan pemeriksaan dan bukti yang sah.

Dalam informasi yang diterima tim, warga juga menyebut adanya dugaan keterkaitan dengan pihak lain di wilayah Desa Moroi, Teluk Batu, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas. Hubungan yang diduga tersebut masih membutuhkan pendalaman lebih lanjut dan tidak dapat dinyatakan sebagai fakta sebelum terverifikasi.

Warga Mengeluh, Aparat Penegak Hukum Jangan tutup Mata

Baca Juga:  PT Susantri Diduga Masih Beroperasi Meski IUP Disebut Telah Dicabut, Warga Plasma Pertanyakan Pengawasan Pemerintah

Persoalan narkotika bukan perkara sepele. Jika dugaan peredaran sabu benar terjadi, dampaknya dapat merusak masa depan generasi muda, mengganggu ketenteraman masyarakat, serta menimbulkan persoalan sosial dan keamanan di lingkungan desa.

Kritik terhadap aparat penegak hukum patut disampaikan ketika laporan masyarakat belum memperoleh kejelasan. Warga membutuhkan tindakan nyata, bukan sekadar janji atau pembiaran. Namun, penilaian bahwa aparat tidak bertindak juga harus didasarkan pada informasi yang dapat dipertanggungjawabkan.

Desakan kepada Polres Kapuas

Tim Media Adhyaksa News Kalteng mendesak Polres Kapuas, khususnya satuan yang menangani tindak pidana narkotika, untuk menindaklanjuti laporan masyarakat secara profesional, objektif, dan transparan sesuai ketentuan hukum.

Apabila ditemukan bukti yang cukup, pihak-pihak yang terbukti terlibat harus diproses sesuai peraturan perundang-undangan. Sebaliknya, setiap orang yang disebut dalam laporan tetap berhak atas asas praduga tak bersalah sampai terdapat pembuktian yang sah.

Masyarakat juga diharapkan menyampaikan informasi atau bukti kepada kepolisian melalui saluran resmi dan tidak melakukan tindakan main hakim sendiri.

Jangan biarkan keresahan warga berlarut-larut tanpa kejelasan. Dugaan peredaran narkotika harus ditangani secara serius, tetapi penanganannya wajib berdasarkan bukti, bukan sekadar tuduhan.

Tim Media Adhyaksa News Kalteng akan terus mendorong keterbukaan informasi dan meminta klarifikasi dari pihak-pihak terkait demi kepentingan masyarakat serta penegakan hukum di Kabupaten Kapuas.

 

Penulis Ratna & Tim       Editor : Tya

Follow WhatsApp Channel kabar-terkini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BUNGKAM! Dinas Pertanian Kapuas Kembali Jadi Sorotan Publik, Hibah Alsintan Rp2,2 Miliar Untuk 68 Poktan diduga tidak Transparan.
PENEBANGAN POHON DIDUGA ILEGAL SECARA BESAR-BESARAN DIKAWASAN SUNGAI MEHEN KAPUAS KALTENG CIKAL BAKAL PENYEBAB BENCANA ALAM KEDEPAN NANTI
Lima Unit Bansaw Ilegal Logging Diduga Beroperasi Tanpa Izin di Sungai Mehen Kabupaten Kapuas
Kasus Aktivitas Tambang Emas Diduga Ilegal di Belakang SD 1 Tapen Disebut Selesai, Tim Investigasi Nasional Adhyaksa News Pertanyakan Mekanisme Penyelesaiannya
Sidang Lanjutan Perkara Samsuri Digelar di PN Pangkalan Bun, Mantir Adat Minta RJ dan Aspek Perdata Dikedepankan
Pensiunan PNS Laporkan Dugaan Penggelapan dan Penyerobotan Tanah Hutan Hak Seluas 38,12 Hektar ke Polda Kalteng
Dugaan Aktivitas Tambang Ilegal di Belakang SDN 1 Tapen, Di Lapor Warga, APH di Minta Turun Lapangan
Kades Pangkalan Banteng Raih Penghargaan Unik dari Kajari Kobar, Dapat Buku Gratis Usai Aktif Bertanya
Berita ini 2 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terbaru

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:27 WIB

BUNGKAM! Dinas Pertanian Kapuas Kembali Jadi Sorotan Publik, Hibah Alsintan Rp2,2 Miliar Untuk 68 Poktan diduga tidak Transparan.

Kamis, 15 Oktober 2026 - 23:49 WIB

Warga Resah Maraknya Dugaan Peredaran. Sabu DI Pujon Kapuas Tengah, Aparat Penegak Hukum di Minta Turlap

Rabu, 14 Oktober 2026 - 02:51 WIB

PENEBANGAN POHON DIDUGA ILEGAL SECARA BESAR-BESARAN DIKAWASAN SUNGAI MEHEN KAPUAS KALTENG CIKAL BAKAL PENYEBAB BENCANA ALAM KEDEPAN NANTI

Senin, 12 Oktober 2026 - 06:11 WIB

Lima Unit Bansaw Ilegal Logging Diduga Beroperasi Tanpa Izin di Sungai Mehen Kabupaten Kapuas

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:58 WIB

Kasus Aktivitas Tambang Emas Diduga Ilegal di Belakang SD 1 Tapen Disebut Selesai, Tim Investigasi Nasional Adhyaksa News Pertanyakan Mekanisme Penyelesaiannya

Berita Terbaru

Jakarta

*Siapa Pencuri Uang Kono di Ciwidey?*

Jumat, 11 Sep 2026 - 09:16 WIB

Sulawesi Utara

Jalan Nasional di Minsel Rusak dan Berlubang, Minta BPJN Sulut Perbaiki.

Selasa, 25 Agu 2026 - 06:35 WIB