Kabar-Terkini.com, BATAM – Kabar baik untuk insan pers di Kepulauan Riau. GWI Provinsi Kepri resmi terbentuk dengan Tengku Usman sebagai Ketua DPD terpilih.
Usai menerima Amanah dari Ketua Umum GWI Pusat Tengku Usman langsung bergerak cepat. Fokus utamanya: merangkul dan mempersolid wartawan se-Kepri
Tugas kita 3 bulan ke depan adalah memperkuat barisan. Saya mengajak seluruh wartawan di Kepri, khususnya Batam, mari bergabung. Kita bangun karya jurnalistik yang wajib sesuai marwah jurnalis”, kata Tengku Usman.
Ia menekankan, GWI hadir untuk menjaga hubungan baik dengan media dan pemerintah agar semakin harmonis demi kepentingan publik.
Menurutnya, setelah menerima SK kepengurusan nanti DPD GWI Kepulauan Riau (Kepri) harus segera melakukan langkah Nyata dan mengembangkan organisasi sesuai aturan yang berlaku mengacu pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga ( AD/ART) GWI.
Tengku juga menegaskan GWI merupakan organisasi yang menaungi wartawan.karena itu,ia meminta kepengurusan DPD GWI Kepulauan Riau tidak menutup diri terhadap wartawan lain yang ingin bergabung.
” Ini organisasi Wartawan, jangan ditutup pintu bagi wartawan lain yang ingin bergabung.GWI harus merangkul semua yang penting tidak menabrak aturan dan tetap berpedoman pada AD/ART organisasi,” tegasnya.
Terpisah, sekretaris GWI Rusrianto menambahkan keberadaan GWI Kepri dapat menjadi wadah bagi wartawan untuk memperkuat silahturahmi, meningkatkan kapasitas jurnalistik serta menjalankan profesi secara profesional.
Rusrianto juga menyampaikan terima kasih atas Amanah dan kepercayaan yang diberikan kepada kami untuk memimpin Organisasi wartawan ini.
Terakhir ,Tengku calon ketua DPD GWI Kepulauan Riau, mengucapkan,Terima kasih atas Amanah,tugas dan tanggung jawab yang diberikan untuk memimpin Organisasi tersebut.
Ketua Umum GWI Amir Hajir,Saat dihubungi awak media melalui WhatsApp, mengatakan, Gabungan Wartawan Indonesia ( GWI ) adalah organisasi profesi wartawan berkomitmen menjaga profesionalisme, etika jurnalistik dan kesejahteraan anggota di seluruh Indonesia,” jelasnya
Penulis : RedĀ Ā Ā Editor : Tya

































Komentar