Ditantang Pengamat Infrastruktur, Pujian Ketua AKPERSI Soal Proyek Irigasi Sambas Disebut “Pembohongan Publik”

- Penulis

Senin, 7 September 2026 - 23:54 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

KABAR-TERKINI.XOM, SAMBAS KALBAR — Pernyataan Ketua DPC Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (AKPERSI) Kabupaten Sambas, Ramidi, yang melontarkan pujian setinggi langit terhadap proyek pembangunan irigasi rawa di Desa Tebas Sungai, Kecamatan Tebas, memicu kontroversi panas.

Apresiasi tersebut mendulang kritik tajam dan tantangan terbuka dari pengamat infrastruktur Kalimantan Barat.

Sebelumnya, Ramidi menilai proyek pengairan tersebut sebagai langkah strategis pemerintah pusat dan daerah dalam mendukung sektor pertanian, mengoptimalkan tata kelola air, serta menyejahterakan petani lokal demi mewujudkan visi Sambas Berkah Berkemajuan.

Namun, nada manis apresiasi itu ditampar keras oleh pengamat infrastruktur Kalbar, Hendi Pratama yang menilai klaim tersebut bertolak belakang dengan kondisi nyata di lapangan.

Ia secara terbuka menantang Ketua DPC AKPERSI Sambas, untuk membuktikan ucapannya secara langsung di hadapan masyarakat.

“Saya selaku pengamat infrastruktur Kalimantan Barat menantang Ketua AKPERSI DPC Sambas, untuk turun bersama masyarakat sekitar proyek irigasi rawa Tebas Komplek. Kalau statement Saudara Ramidi itu benar adanya, mari kita lihat dan dengar fakta di lapangan. Jangan melakukan pembohongan publik demi uang receh sehingga hak-hak khalayak ramai menjadi korban demi keuntungan pribadi,” tegas Hendi.

Tak berhenti di situ, kritik menohok juga menguliti rekam jejak kepemimpinan Ramidi yang dinilai tak layak memuji kinerja proyek infrastruktur tanpa melakukan verifikasi krusial.

“Ramidi ini urusan proyek kabupaten, saja banyak yang tidak beres kok, apa perlu saya paparkan juga datanya.? Ini ibarat peribahasa : kapal pecah, hiu kenyang,” tambahnya menyinggung indikasi dugaan keuntungan sepihak di balik carut-marutnya proyek pengairan tersebut.

Hal senada Rudi Kurniawan warga Sambas, turut angkat bicara terkait pernyataan Ramidi Ketua DPC AKPERSI Kabupaten Sambas, kalau benar stagmennya di salah media online, mari kita buktikan dilapangan apakah kegiatan pekerjaan tersebut, sudah sesuai spesifikasi teknis dan ada azas manfaatnya untuk masyarakat setempat.

Baca Juga: 

“Jika dikemudian hari proyek pekerjaan tersebut, bermasalah apakah Ramidi Ketua DPC AKPERSI Kabupaten Sambas, berani bertanggungjawab jadi jangan asal bikin stagmen opini di kegiatan pekerjaan proyek tersebut, demi uang receh,” tegas Rudi Kurniawan.

Hingga berita ini diterbitkan, publik menunggu keberanian Ketua DPC AKPERSI Sambas, untuk menjawab tantangan uji lapangan dan membuktikan apakah proyek irigasi rawa Tebas Sungai tersebut. Benar-benar membawa manfaat nyata bagi petani, atau sekadar retorika manis di atas kertas. (EZ113)

Editor : Koni Setiadi

Follow WhatsApp Channel kabar-terkini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAMAKSI Desak OJK dan APH Periksa Dirut BTN, Evaluasi Total Tata Kelola KPR dan Kredit
Berita ini 2 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terbaru

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 23:54 WIB

Ditantang Pengamat Infrastruktur, Pujian Ketua AKPERSI Soal Proyek Irigasi Sambas Disebut “Pembohongan Publik”

Sabtu, 5 September 2026 - 01:33 WIB

KAMAKSI Desak OJK dan APH Periksa Dirut BTN, Evaluasi Total Tata Kelola KPR dan Kredit

Kamis, 27 Agustus 2026 - 08:24 WIB

Berita Terbaru

Sulawesi Utara

Jalan Nasional di Minsel Rusak dan Berlubang, Minta BPJN Sulut Perbaiki.

Selasa, 25 Agu 2026 - 06:35 WIB

Bangka Belitung

DPW PSI Babel Monitoring dan Verifikasi Faktual DPD PSI Bangka Tengah

Senin, 7 Sep 2026 - 08:54 WIB