AMP2K MADINA MENGECAM KERAS DUGAAN PENGANIAYAAN DAN PEMBACOKAN DI TAMBANG, KAPOLRES MADINA SIAP BERIKAN ATENSI

- Penulis

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 01:42 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

MANDAILING NATAL — Dugaan kasus penganiayaan dan pembacokan yang dialami Timbul Rizki dan Rama Timbul di wilayah Siarahan, Hutabargot, Desa Hutabargot Nauli, Kecamatan Hutabargot, Kabupaten Mandailing Natal, mendapat perhatian dari berbagai pihak, termasuk AMP2K MADINA.

Menanggapi persoalan tersebut, Kapolres Mandailing Natal menyatakan siap memberikan atensi terhadap laporan korban pada tanggal 26 Agustus 2026 sekitar pukul 15.30 WIB, dengan nomor STPLP/B/137/VIII/2026/SPKT/POLSEK PANYABUNGAN/POLRES MADINA/POLDA SUMUT, terkait dugaan penganiayaan dan pembacokan yang terjadi di kawasan tambang Hutabargot tersebut.

Pernyataan itu disampaikan Kapolres Madina saat kegiatan silaturahmi bersama mahasiswa dan aktivis pemuda Mandailing Natal di Mapolres Madina pada Jumat sore, 28 Agustus 2026. Dalam pertemuan tersebut, persoalan keamanan dan penegakan hukum di tengah masyarakat turut menjadi salah satu pembahasan.

“Terkait laporan polisi atas dugaan penganiayaan dan pembacokan yang di Polsek Panyabungan tersebut, saya atensi dan akan saya hubungi nanti Kapolsek Panyabungan,” tutur Kapolres Madina AKBP Bagus Priandy

Aliansi mahasiswa pemuda pemantau kebijakan (AMP2K) Madina menyatakan sikap tegas dan mengutuk keras dugaan tindakan penganiayaan dan pembacokan terhadap Timbul Rizki dan Rama Timbul di wilayah tambang Hutabargot

Ketua umum AMP2K MADINA, Fajarurahman Nasution, menegaskan bahwa setiap tindakan kekerasan terhadap masyarakat tidak boleh dibiarkan dan harus ditangani melalui mekanisme hukum yang berlaku

“AMP2K MADINA, mengutuk keras dugaan penganiayaan dan pembacokan terhadap saudara Timbul Rizki dan Rama Timbul. Kami mendesak aparat penegak hukum agar segera melakukan penyelidikan dan penyidikan secara profesional, objektif, serta transparan,” tegas Fajarurahman Nasution

Menurut Fajar, aparat penegak hukum diharapkan tidak hanya melakukan pemeriksaan awal, tetapi juga mengusut perkara tersebut secara menyeluruh guna memastikan fakta hukum, mengidentifikasi pihak-pihak yang bertanggung jawab, serta memberikan kepastian hukum kepada korban

Baca Juga:  Pelaku UMKM Sebut Ekonomi Belitung Timur Ikut Bergerak Saat Aktivitas Timah Bergairah

“Kami akan mengawal persoalan ini sampai menemukan titik terang. Jangan sampai dugaan kekerasan terhadap masyarakat justru berhenti tanpa kejelasan dan tanpa pertanggungjawaban hukum,” ujarnya

Amp2k Madina juga menegaskan bahwa proses penegakan hukum harus dilakukan secara adil dan tanpa pandang bulu. Apabila dalam proses penyelidikan dan penyidikan nantinya ditemukan adanya tindak pidana, pihak yang terbukti bertanggung jawab diminta diproses sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Ini bukan semata persoalan individu, tetapi menyangkut rasa aman dan keadilan masyarakat. Kami meminta aparat menunjukkan keseriusan dalam menangani perkara ini. Hukum harus menjadi panglima dan tidak boleh kalah oleh kepentingan siapa pun,” pungkas Fajar ketua umum AMP2K MADINA.

Sementara itu, adanya pernyataan Kapolres Madina yang siap memberikan atensi terhadap persoalan tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk memastikan laporan dugaan tindakan penganiayaan dan pembacokan di kawasan tambang Hutabargot dapat ditangani secara profesional dan memberikan kepastian hukum bagi seluruh pihak.

Hingga proses hukum berjalan, seluruh pihak diharapkan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah dan menyerahkan pengungkapan fakta kepada aparat penegak hukum.(*) 

Editor : Koni Setiadi

Follow WhatsApp Channel kabar-terkini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Lemhannas RI Tutup PPNK Angkatan 73, Megy Aidillova: Angkatan Kami Sangat Spesial, Bertepatan HUT RI ke- 81
Pelaku UMKM Sebut Ekonomi Belitung Timur Ikut Bergerak Saat Aktivitas Timah Bergairah
Polres Bangka Barat Ungkap Kasus Dugaan Persetubuhan Anak, Pria 23 Tahun Ditahan
Unifying the World Through Soccer: The Global Impact of the World Cup
Exploring Bandung’s Natural Wonders: From Volcanic Landscapes to Majestic Waterfall
Berita ini 10 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terbaru

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 01:42 WIB

AMP2K MADINA MENGECAM KERAS DUGAAN PENGANIAYAAN DAN PEMBACOKAN DI TAMBANG, KAPOLRES MADINA SIAP BERIKAN ATENSI

Rabu, 26 Agustus 2026 - 03:28 WIB

Gubernur Lemhannas RI Tutup PPNK Angkatan 73, Megy Aidillova: Angkatan Kami Sangat Spesial, Bertepatan HUT RI ke- 81

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:34 WIB

Pelaku UMKM Sebut Ekonomi Belitung Timur Ikut Bergerak Saat Aktivitas Timah Bergairah

Senin, 24 Agustus 2026 - 05:56 WIB

Polres Bangka Barat Ungkap Kasus Dugaan Persetubuhan Anak, Pria 23 Tahun Ditahan

Kamis, 30 Maret 2023 - 20:15 WIB

Unifying the World Through Soccer: The Global Impact of the World Cup

Berita Terbaru

Jakarta

*Siapa Pencuri Uang Kono di Ciwidey?*

Jumat, 11 Sep 2026 - 09:16 WIB

Sulawesi Utara

Jalan Nasional di Minsel Rusak dan Berlubang, Minta BPJN Sulut Perbaiki.

Selasa, 25 Agu 2026 - 06:35 WIB