Terobosan Kapolsek Tomohon Tengah AKP Jemmy Worang Patut Diacungi Jempol dalam Pembinaan Kenakalan Remaja

- Penulis

Senin, 24 Agustus 2026 - 05:11 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Donasi

Kabar-Terkini.com. TOMOHON – Langkah humanis yang dilakukan Kapolsek Tomohon Tengah, AKP Jemmy Worang, dalam menangani kasus kenakalan remaja di Kelurahan Rurukan, Kecamatan Tomohon Tengah, mendapat apresiasi dari masyarakat. Pendekatan pembinaan yang diterapkan dinilai menjadi terobosan positif dalam upaya menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat tanpa mengabaikan aspek edukasi serta pembinaan terhadap pelaku.

Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu, 23 Agustus 2026, ketika seorang pria diamankan oleh Tim Opsnal Serigala Talete setelah diduga dalam keadaan mabuk akibat mengonsumsi minuman keras (miras) dan berteriak-teriak sambil mengajak berkelahi dengan meneriakkan kata-kata yang meresahkan warga.

Tindakan pria tersebut terjadi saat masyarakat Kelurahan Rurukan sedang melaksanakan ibadah di gereja. Akibat ulahnya, suasana yang seharusnya berlangsung khidmat menjadi terganggu dan menimbulkan keresahan di tengah warga.

Setelah diamankan, pria tersebut tidak langsung diproses secara represif. Sebaliknya, Polsek Tomohon Tengah di bawah pimpinan AKP Jemmy Worang memilih melakukan pendekatan pembinaan. Pelaku diberikan pengarahan dan pembinaan di Mapolsek Tomohon Tengah agar menyadari kesalahan yang telah diperbuat.

Sebagai bagian dari proses pembinaan, pria tersebut kemudian diarahkan untuk membacakan surat pernyataan di Kantor Kelurahan Rurukan yang disaksikan langsung oleh Lurah, Bhabinkamtibmas, perangkat kelurahan, serta masyarakat setempat. Pernyataan tersebut juga disampaikan melalui pengeras suara sehingga dapat didengar oleh warga.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk edukasi dan pembelajaran sosial agar pelaku memahami dampak dari perbuatannya terhadap lingkungan sekitar. Selain itu, metode ini diharapkan dapat memberikan efek jera secara psikologis sehingga pelaku tidak mengulangi tindakan serupa di kemudian hari.

Kapolsek Tomohon Tengah AKP Jemmy Worang menegaskan bahwa penanganan terhadap gangguan kamtibmas tidak selalu harus mengedepankan penindakan hukum, melainkan juga dapat dilakukan melalui pendekatan persuasif dan pembinaan, khususnya terhadap pelaku yang masih dapat diberikan kesempatan untuk memperbaiki diri.

Masyarakat pun mengapresiasi langkah tersebut karena dinilai mampu menciptakan rasa aman sekaligus memberikan pendidikan moral kepada pelaku. Pendekatan humanis yang diterapkan Polsek Tomohon Tengah diharapkan dapat menjadi contoh dalam penanganan kasus-kasus kenakalan remaja maupun gangguan ketertiban masyarakat lainnya.

Dengan terobosan ini, Polsek Tomohon Tengah menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui pendekatan yang tidak hanya tegas, tetapi juga mengedepankan nilai pembinaan, edukasi, dan tanggung jawab sosial.

 

(ARL)

Follow WhatsApp Channel kabar-terkini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow
Berita ini 22 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terbaru

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 05:11 WIB

Terobosan Kapolsek Tomohon Tengah AKP Jemmy Worang Patut Diacungi Jempol dalam Pembinaan Kenakalan Remaja

Berita Terbaru

Jakarta

*Siapa Pencuri Uang Kono di Ciwidey?*

Jumat, 11 Sep 2026 - 09:16 WIB

Sulawesi Utara

Jalan Nasional di Minsel Rusak dan Berlubang, Minta BPJN Sulut Perbaiki.

Selasa, 25 Agu 2026 - 06:35 WIB